Category: Ramalan ratu adil

Selanjutnya wangsa Isyana, semasa Erlangga an penduduk kerajaan Mataram bergeser lebih ke Timur lagi hingga mencapai wilayah Kediri.

Maka inilah bahan dasar untuk memecahkan misteri ramalan Joyoboyo bahwa Satria Piningit itu berasal dari wilayah Jawa bagian Timur saat ini. Satu lagi perlu dicatat mengenai adat perkawinan orang Jawa bagian Timur satu contoh mereka yang bermukim di seputaran Gunung Wilis yakni wilayah Kediri, Ponorogo, Madiun, Trenggalek, Nganjuk, dan Tulungagung, dalam mencari jodoh ada aturan tidak tertulis khususnya bagi kaum laki-laki terdapat sebuah pantangan kuno mencari seorang calon istri yang berasal dari jurusan barat laut, "Carilah istrimu ke empat penjuru mataangin atau mana saja kecuali satu, jangan mengawini perempuan yang dunungnya dari sebelah barat laut dilihat dari tempat tinggalmu.

Satu pertanyaan timbul, "Mengapa perpindahan atau penyebaran penduduk Mataram harus menuju ke Timur dan tidak menuju ke Barat? Jawabannya adalah wilayah bagian timur lebih kosong waktu itu dan wilayah perawan yang subur itu masih terbuka lebar bagi kaum pendatang baru dari Barat orang Mataram. Jika pantangan itu dilanggar niscaya mereka yang melanggar itu akan mengalami nasib kurang beruntung dalam memperoleh keturunan yang baik, karena memang secara genetis dari arah barat mereka berasal, dan itu artinya percampuran genetis hasil perkawinan sesama sanak-saudara sendiri maka hasilnya akan menjadi kurang baik.

Jayabaya, abad xii Masehi. Ketiga sungai ini, pada satu titik di Jawa Timur bagian Utara ketiganya bergabung menjadi satu dan pada akhirnya juga sama-sama bermuara ke Laut Jawa pada titik Kali Mas dan Kali Porong di wilayah Dead by daylight best survivor build 2020. Satria Piningit sang Ratu Adil ini tinggal di rumah bertingkat atau bersusun tiga, rumah free printable play scripts for middle school tiga dari bahan beton bertulang besi kebanyakan berada di kota besar, jarang sekali berada di wilayah pedalaman.

Jika rumah susun tiga itu dibuat tanpa cor beton bertulang atau dari tingkat dengan papan kayu maka semua penduduk pedalaman mampu membangunnya. Satria Piningit sang Ratu Adil ini dari ketinggian tempat tinggalnya misalnya di gunung bagai seorang yang nangkring di ketinggian menggoda orang yang lalu-lalang di bawahnya. Subowo bin Sukaris. Email This BlogThis! Labels: Joyoboyo.

Newer Post Older Post Home. Hasta Mitra.Konon, ia telah memprediksi beberapa peristiwa besar di dunia, seperti Revolusi Prancis, kebangkitan diktator Adolf Hitlerdan serangan 11 September di World Trade Center, Amerika Serikat. Banyak orang hingga kini masih mempelajari ramalan Jayabaya karena dianggap jitu.

Beberapa sumber mengatakan bahwa ia merupakan keturunan dari Dewa Kebijaksanaan, Brahma. Ayahnya, Gendrayana, diklaim sebagai keturunan legendaris Pandawa Lima, yaitu dari garis keturunan Arjuna yang merupakan anak dari Dewa Indra. Karena hal tersebut, Jayabaya diyakini memiliki kekuatan magis yang membuatnya dapat membaca kejadian pada masa lalu maupun yang akan datang.

Jayabaya juga dikenal sebagai raja yang bijaksana dan gemar belajar. Seperti yang disebutkan dalam beberapa catatan sejarah, di bawah pemerintahnya Kerajaan Kediri meraih puncak kemakmuran.

Karena posisinya sebagai raja dan diyakini sebagai keturunan dewa, orang-orang mudah percaya pada kitab-kitab yang ditulis Jayabaya. Salah satu ramalan yang terkenal adalah kedatangan orang-orang berkulit putih pembawa senjata yang dapat membunuh dari jauh.

Next Presiden:Ramalan Tanah Sunda Seputar Ratu Adil (Bosen Jayabaya Mulu)

Ia memprediksi bahwa mereka akan menjajah Pulau Jawa dalam waktu yang sangat lama. Menurut dia, mereka akan dikalahkan oleh orang-orang berkulit kuning yang datang dari utara dan akan menjajah Jawa seumur jagung. Ramalan tersebut menjadi kenyataan karena hampir tahun Indonesia dijajah oleh Belanda, yang disebutkan Jayabaya sebagai 'orang berkulit putih'. Jepang, orang-orang berkulit kuning, dapat mengalahkan Belanda pada tahun Orang Jawa melihat hal tersebut sebagai realisasi ramalan Jayabaya yang telah berusia tahun.

Kemudian, Jepang menduduki Indonesia sampaiatau selama tiga setengah tahun sebelum Tanah Air akhirnya merdeka pada 17 Agustus Jayabaya juga telah memprediksi pemimpin Indonesia di era modern yang dikenal dengan istilah Notonegoro, atau secara harfiah diartikan sebagai pemimpin negara.

Karena tak ada penjelasan lebih lanjut, terdapat banyak interpretasi terhadap hal tersebut. Penjelasan paling sederhana adalah, siapa pun yang menjadi pemimpin Indonesia bukanlah raja yang sangat berkuasa, namun seorang pengurus atau pemimpin yang menjawab permasalahan rakyatnya.

ramalan ratu adil

Namun, terdapat interpretasi yang lebih rumit. Satu teori mengatakan bahwa Notonegoro menunjukkan suku kata terakhir dari nama-nama Presiden Indonesia. Presiden ke iga, BJ Habibie tak memiliki akhiran Ne dalam namanya. Abdurrahman Wahid yang menjadi pemimpin Indonesia keempat juga tak memiliki akhiran Go. Interpretasi lain mengatakan bahwa hanya presiden paling berpengaruh saja yang suku kata terakhir namanya yang sesuai. Dalam teori tersebut dikemukakan, bahwa Ne tak ada dalam nama BJ Habibie karena Ne ditafsirkan sebagai presiden kelahiran dari luar Pulau Jawa, layaknya Habibie.

Kata yang terakhir, yaitu GORO, kemudian ditafsirkan dari asal kata goro-goro atau dalam bahasa Jawa berarti konflik atau kerusuhan, yang terjadi dalam pemerintahan dua presiden setelahnya. Ramalan Jayabaya yang paling diantisipasi lainnya adalah kedatangan Ratu Adil, walaupun orang-orang Jawa menganggapnya sebagai lelaki. Jayabaya memprediksi bahwa Ratu Adil merupakan keturunan dari keluarga Kerajaan Majapahit yang akan menjadi pemimpin terbesar. Dalam ramalannya, ia akan datang ketika kendaraan besi dapat berjalan tanpa kuda, dan kapal dapat menjelajah angkasa, atau masa ketika terdapat mobil dan pesawat.

Menurut Jayabaya, pada awal hidupnya Ratu Adil akan menghadapi masa sulit, penghinaan, dan kemiskinan. Namun masa itu akan terlewati karena ketulusan dan keteguhan hatinya. Ratu Adil akan lahir dalam masa kelam, di mana ia akan memulihkan ketertiban, keharmonisan, dan keadilan di dunia. Sebagian besar orang Jawa percaya bahwa hal tersebut sudah merupakan perputaran roda kehidupan, di mana era kegelapan akan diikuti zaman kemakmuran dan akan terus bergulir seperti itu. Oleh karena itu kedatangan Ratu Adil diprediksi sudah dekat dan ia akan mengantar pada masa kejayaan baru.

Home Global. Ramalan Notonegoro Notonegoro, Ramalan Pemimpin Negara Jayabaya juga telah memprediksi pemimpin Indonesia di era modern yang dikenal dengan istilah Notonegoro, atau secara harfiah diartikan sebagai pemimpin negara.Abbasyah juga begitu utsmaniyah juga begitu kekhalifahan ketiga ini di bangun atas dasar ambisi caci maki fitnah, dan menumpahkan darah sesama muslim tetapi kekhalifahan orang orang sufi dan orang orang thorikot di bangun atas dasar ketakwaan, ketawadukan dan kesalehan dan keikhlasan tetapi orang orang syari'at malah memfitnah dengan bi'ah, musryik, mengkultuskan, dan mengkafirkan tapi lihatlah tidak ada orang orang thorikot mencaci maki umat muslim lainnya dan tidak ada kekhalifahn thorikot ini diperebutkan dan kemursidan di perebutkan dalil sudah jelas tinggal anda anda mau mengakui orang orang thorikot dan bergabung dengannya atau tidak terserah anda.

Posting Komentar. Diberdayakan oleh Blogger. Ramalan Jayabaya muncul sejak ratusan tahun yang lalu, yaitu sejak abad XII. Apa yang menarik dari ramalan Jayabaya adalah bahwa prediksi ramalan tersebut dianggap memiliki akurasi dan ketepatan tersendiri bahkan dalam konteks kehidupan hari ini.

Menjadi wajar kemudian jika dalam situasi yang penuh kekacauan chaos seperti yang terjadi hari ini, orang banyak berpaling pada Ramalan Jayabaya untuk mencari jawaban dari suatu misteri. Misteri tentang kehancuran dan kejayaan bangsa Nusantara. Pengungkapan akan misteri ini menjadi sangat mungkin terutama pada saat berbagai analisis yang konon katanya ilmiah tidak sanggup memberikan jawaban yang memadai mengenai kacaunya situasi dan kondisi kehidupan dunia hari ini.

Banyak orang mengakui bahwa Ramalan Jayabaya itu benar. Kenyataannya, banyak sekali kejadian yang cocok dengan apa yang terkandung dalam Ramalan Jayabaya. Siapakah Jayabaya? Kondisi apa yang sudah terjadi dan menjadi bukti kebenaran akan Ramalan Jayabaya? Siapa tokoh calon pemimpin Nusantara menurut Ramalan Jayabaya? Temukan semuanya dalam buku ini. Selamat membaca. Diposting oleh Unknown di Langganan: Posting Komentar Atom.

Please Follow This. Best Seller. Tanggal terbit. Februari Jumlah Halaman. Berat Buku.Ratu Adil Satria Piningit merupakan mitologi yang mengatakan bahwa akan datang seorang pemimpin yang akan menjadi penyelamat, ia akan membawa keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakatnya.

Raja tersebut disebut juga "Erucokro". Ramalan tentang datangnya Ratu Adil ini berasal dari Prabu Jayabaya. Pertanda kedatangan Ratu Adil adalah adanya kemelut sosial, malapetaka alam, serta jatuhnya raja besar yang ditakuti. Pemerintahan yang mengganti raja yang ditakuti tidak berlangsung lama.

Ratu Adil bersenjata Trisula Weda. Ratu adil, Satria pininggit atau imam mahdi merupakan sosok yg samahanya berbeda kata, jawa dwipa sudah mengenal sosok ratu adil dari zaman dahulu, dia adalah sosok keturunan dari Krisna, menurut sejarah arab di juga titisan dari nabi muhammad. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. Belum Diperiksa. Artikel memiliki beberapa masalah. Tolong bantu memperbaikinya atau diskusikan masalah-masalah ini di halaman pembicaraannya.

Pelajari bagaimana dan kapan saat yang tepat untuk menghapus templat pesan ini. Artikel ini perlu dirapikan agar memenuhi standar Wikipedia Merapikan artikel bisa berupa membagi artikel ke dalam paragraf atau wikifikasi artikel. Setelah dirapikan, tolong hapus pesan ini. Artikel ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami untuk mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.

Kategori : Artikel yang membutuhkan referensi tambahan sejak April Mitologi Jawa. Kategori tersembunyi: Artikel yang belum dirapikan April Artikel dengan parameter tanggal yang tidak valid pada templat Semua artikel yang membutuhkan referensi tambahan. Ruang nama Halaman Pembicaraan.

Tampilan Baca Sunting Sunting sumber Versi terdahulu. Komunitas Warung Kopi Portal komunitas Bantuan. Bahasa lain English Nederlands Sunting interwiki. Halaman ini terakhir diubah pada 10 Aprilpukul Lihat Ketentuan Penggunaan untuk lebih jelasnya.Ramalan Jayabaya atau sering disebut Jangka Jayabaya adalah ramalan dalam tradisi Jawa yang salah satunya dipercaya ditulis oleh Jayabayaraja Kerajaan Kediri. Ramalan ini dikenal pada khususnya di kalangan masyarakat Jawa yang dilestarikan secara turun temurun oleh para pujangga.

Asal usul utama serat ramalan Jayabaya dapat dilihat pada kitab Musasar yang digubah oleh Sunan Giri Prapen. Sekalipun banyak keraguan keasliannya, tapi sangat jelas bunyi bait pertama kitab Musasar yang menuliskan bahwa Jayabaya yang membuat ramalan-ramalan tersebut. Meskipun demikian, kenyataannya dua pujangga yang hidup sezaman dengan Prabu Jayabaya, yakni Mpu Sedah dan Mpu Panuluhsama sekali tidak menyebut bahwa Prabu Jayabaya memiliki karya tulis dalam kitab-kitab mereka yang berjudul Kakawin BharatayuddhaKakawin Hariwangsadan Kakawin Gatotkacasraya.

Kakawin Bharatayuddha hanya menceritakan peperangan antara kaum Korawa dan Pandawa yang disebut peperangan Bharatayuddha, sedangkan Kakawin Hariwangsa dan Kakawin Gatotkacasraya berisi tentang cerita ketika sang prabu Kresna ingin menikah dengan Rukmini dari negeri Kundinaputri prabu Bismaka. Rukmini adalah titisan Dewi Sri. Jadi penulisan sumber ini sudah sejak zamannya Sultan Agung dari Mataram bertahta M.

Ini Ciri-ciri Sosok Pemimpin 'Ratu Adil' dalam Ramalan Jayabaya yang Fenomenal

Sang Pujangga ini memang seorang pangeran yang bebas. Mempunyai hak merdeka, yang artinya punya kekuasaan wilayah "Perdikan" yang berkedudukan di Kadilangu, dekat Demak. Memang dia keturunan Sunan Kalijagasehingga logis bila dia dapat mengetahui sejarah leluhurnya dari dekat, terutama tentang riwayat masuknya Sang Brawijaya terakhir ke-5 mengikuti agama baru, Islam, sebagai pertemuan segitiga antara Sunan Kalijaga, Brawijaya ke-V dan Penasehat Sang Baginda benama Sabda Palon dan Nayagenggong.

Tatkala Sri Paku Buwana I naik tahta yang penobatannya di SemarangGubernur Jenderalnya benama van Outhoorn yang memerintah pada tahun Kemudian diganti G. G van HoornPangerannya Sang Pujangga yang pada waktu masih muda. Van Hoorn. Ia kemudian diserahi tugas dan kewajiban sebagai peneliti untuk menyelidiki keadaan tanah di desa Sala, yang terpilih untuk mendirikan keraton yang akan didirikan tahun Jawa M.

Jangka Jayabaya yang dikenal sekarang ini adalah gubahan dari Kitab Musarar, yang sebenarnya untuk menyebut "Kitab Asrar" Karangan Sunan Giri ke-3 tersebut. Selanjutnya para pujangga dibelakang juga menyebut nama baru itu. Giri Kedaton ini tampaknya Merupakan zaman peralihan kekuasaan Islam pertama di Jawa yang berlangsung antara M, yakni sebelum Raden Patah dinobatkan sebagai Sultan di Demak oleh para Wali pada M. Jadi keraton di Giri ini kira-kira berdiri antara M atau lebih lama lagi, yakni sejak Sunan Giri pertama mendirikannya atau mungkin sudah sejak Maulana Malik Ibrahim yang wafat pada tahun M H.

Setelah kesultanan Demak jatuh pada masa Sultan Trenggono, lalu tahta kerajaan jatuh ke tangan raja yang mendapat julukan sebagai "Ratu Bobodo" ialah Sultan Pajang. Setelah Kerajaan ini jatuh pula, lalu di ganti oleh penguasa baru yakni, Ratu Sundarowang ialah Mataram bertahta dengan gelar Prabu Hanyokro Kusumo Sultan Agung yang berkuasa di seluruh Jawa dan Madura.

ramalan ratu adil

Di kelak kemudian hari ditinjau, dari sudut alam pikiran Sri Sultan Agung dari Mataram ini akan muncullah seorang raja bertahta di wilayah kerajaan Sundarowang ini ialah seorang raja Waliyullah yang bergelar Sang Prabu Herucakra yang berkuasa di seluruh Jawa-Madura, Patani dan Sriwijaya. Wasiat Sultan Agung itu mengandung kalimat ramalan, bahwa kelak sesudah dia turun dari tahta, kerajaan besar ini akan pulih kembali kewibawaannya, justru nanti dizaman jauh sesudah Sultan Agung wafat.

Ini berarti raja-raja pengganti dia dinilai secara pandangan batin sebagai raja-raja yang tidak bebas merdeka lagi. Lalu dari hasil, penelitiannya dicarikan Inti sarinya dan diorbitkan dalam bentuk karya-karya baru dengan harapan dapat menjadi sumber semangat perjuangan bagi generasi anak cucu di kemudian hari. Cita-cita yang pujangga yang dilukiskan sebagai zaman keemasan itu, jelas bersumber semangat dari gambaran batin Sultan Agung.

Jika kita teliti secara kronologi, sekarang ternyata menunjukan gambaran sebuah negara besar yang berdaulat penuh yang kini benama "Republik Indonesia".

Kedua sumber yang diperpadukan itu ternyata senantiasa mengilhami para pujangga yang hidup diabad-abad kemudian, terutama pujangga terkenal R. Sehingga setelah itu tumbuh bermacam-macam versi teristimewa karangan baru Serat Jayabaya yang bersifat hakikat bercampur jangka atau ramalan, akan tetapi dengan ujaran yang dihubungkan dengan lingkungan historisnya satu sama lain sehingga merupakan tambahan riwayat buat negeri ini. Dengan demikian, Jangka Jayabaya ini ditulis kembali dengan gubahan oleh Pangeran Wijil I pada tahun Jawa M bersama dengan gubahannya yang berbentuk puisi, yakni Kitab Musarar.

Dengan begitu menjadi jelaslah apa yang kita baca sekarang ini. Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas.Kehadirannya pun tidak luput dari gejala-gejala dalam melihat problematika bangsa menjelang kondisi menjelang kehadiran Ratu Adil. Secara budaya, jauh sebelum negara ini terbentuk, para pendahulu telah meramalkan atas keadaan zaman seperti ini.

Bahwa akan ada zaman carut-marut, korupsi, kolusi, nepotisme, kelaliman, dan ketidakadilan. Hal itu seperti yang tertulis di dalam bait Ramalan Jayabaya.

Pemberontakan Angkatan Perang Ratu Adil (APRA) 1950

Ramalan tersebut berbunyi:. Jika dialihbasahakan ke bahasa kita: hukuman raja tidak adil, banyak yang berpangkat, jahat dan jahil, tingkah lakunya semua ganjil, yang baik terkucil, berbuat baik manusia malah malu, lebih baik menipu. Pamungkas, Ramalan Jayabaya di atas telah dikaji oleh Pujangga-pujangga setelahnya. Pujangga-pujangga itu mencoba menjelaskan tentang ramalan-ramalan Jayabaya. Di antaranya yang melakukan pengkajian tersebut adalah Raden Ngabehi Ranggawarsito R.

Ranggawarsitoseorang pujangga besar dan santri dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Jika dialih bahasakan ke Bahasa Indonesia, lebih kurang sebagai berikut: menyaksikan zaman gila, serba susah dalam bertindak, ikut gila tidak akan tahan, tapi kalau tidak mengikuti gilabagaimana akan mendapatkan bagian, kelaparan pada akhirnya, namun telah menjadi kehendak Allah, seberuntungnya orang yang lalai, akan lebih beruntung orang yang tetap ingat dan waspada.

Ada sebagian pendapat bahwa Ratu Adil merupakan sebuah konsep tentang pembebasan. Konsep ini dikenal di seluruh belahan dunia walaupun dengan istilah yang berbeda-beda. Ini sebenarnya merupakan dari adanya harapan akan zaman yang terbebas dari zaman edan. Harapan terhadap datangnya Ratu Adil ini tidak hanya hidup pada masyarakat.

Pada umumnya kepercayaan ini muncul ketika sebuah kelompok masyarakat ditimpa gejolak-gejolak dan bencana, yang mengakibatkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat. Akibatnya, mereka merindukan datangnya masa lalu yang penuh dengan keindahan, kemakmuran, kejayaan dan keadilan.

Bahkan mereka menantikan sang juru selamat yang akan membawa masyarakat tersebut pada keselamatan dan kejayaan. Ciri dan perlambang zaman edan dalam ramalan Jayabaya ialah kekacau-balauan yang total-luas-mendalam. Alam pun turut dihajar kelainan.

Ini Ciri-ciri Sosok Pemimpin 'Ratu Adil' dalam Ramalan Jayabaya yang Fenomenal

Situasi dan kondisi objektif manusiawi dan kehidupan sarat dengan penyimpangan di segala sektor. Ratu Adil merupakan tokoh yang akan membebaskan bangsa dari zaman edan. Berulang kali dalam catatan sejarah selalu memunculkan aliran mesianisme, yang oleh masyarakat Jawa disebut Ratu Adil. Sehingga yang terjadi setiap ada permasalahan masyarakat menanggap bahwa Ratu Adil akan muncul dan akan menyelamatkannya.

Walaupun pada akhirnya, harapan-harapan ini akan pulus dengan sendirinya karena tokoh yang dianggap Ratu Adil ini tidak mampu seperti yang diharapkan. Mitos Ratu Adil menurut Kartodirdjo 58 bahwa muncul manakala masyarakat Jawa menghadapi masalah-masalah sosial yang besar.

Keresahan di depan dan kerisauan menghadapi masa depan yang tak pasti membuat orang Jawa menghadapkan Ratu Adil. Dalam kaitannya dengan konsep pembebasan, ada satu bahasan lain yaitu propaganda. Propaganda dalam prosesnya selalu berjalan searah di mana pihak komunikator akan selalu menanamkan sugesti atau menggunakan unsur-unsur psikologis lainnya. Komunikator mengharapkan tidak adanya umpan balik bahwa propagandanya dapat diterima.Lebih-lebih lagi jika Bapak dengan sangat mudahnya menuduh dengan mengatakan mendekati syirik tanpa Bapak pernah jumpai atau selidiki kebenarannya.

Apalagi bila orang itu utusan Tuhan, ingatlah bahwa bila kita memusuhinya artinya kita mengambil Allah sebagai musuh kita.

ILLUMINATI SISTEM RATU ADIL -- SATRIO PININGIT #BudakAngon

Untuk tidak menambah keliru dan resah masyarakat, maka dengan ini kami hendak menyampaikan secara ringkas apa yang sebenarnya Abuya Asaari maksudkan dalam buku TMAPBT yang ditulis oleh ibu Hatijah Aam tersebut, yang dapat disimpulkan menjadi 10 butir berikut: 1. Buku ini kata pengantarnya dibuat oleh 2 orang doktor lulusan Perancis ahli pesawat terbang yang telah mengesahkan kebenaran isi buku ini.

Abuya hendak bagi pukulan maut kepada Amerika. Abuya memberi hujah bahwa memang Abuya lah yang mempunyai Tsunami. Tentu saja di sini, walau Abuya kata Tsunami itu Abuya punya tapi Abuya sangat sadar bahwa Allah-lah yang membuatnya. Allah-lah yang mempunyainya. Abuya hanya tuan punya bagi pihak Allah. Abuya mengirim pesan besar pada Indonesia dengan Amerika sebagai sasarannya, bahwa Amerika ada tipu daya untuk merancang menghancurkan Indonesia seperti yang dibuat Amerika terhadap Irak.

Abuya adalah pemilik Tsunami, pencatur Tsunami. Abuya mengumumkan ini setelah Tsunami terjadi 5 tahun yang lalu dan sudah terlihat kesan-kesannya seperti yang Abuya rancang. Abuya sedang mengajar bangsa Indonesia bahwa Abuyalah Satria Piningit. Sebab Abuyalah yang telah menyelamatkan Indonesia dari kehancuran oleh Amerika 6. Melalui buku ini Abuya mengirim surat kepada Amerika. Selain itu dalam buku ini Abuya memuat surat untuk kaum Wahabi di Indonesia yang berpahaman bahwa tidak ada kuasa ruh dalam urusan hidup orang-orang lahir, serta mengingatkan mereka bahwa Indonesia hanya dapat diselamatkan dengan keajaiban.

Dan Abuya berperanan menyelamatkan Indonesia dengan keajaiban melalui Tsunami di Aceh. Keajaiban-keajaiban yang berlaku dalam kejadian Tsunami membuktikan bahwa yang melakukannya yaitu Abuyaadalah Putra Bani Tamim. Tsunami yang penuh keajaiban itulah yang membuktikan abuya adalah Putra Bani Tamim. Karena buku ini adalah percakapan seorang utusan Tuhan kepada dunia, maka kami atas nama Global Ikhwan memaklumkan bahwa atas nama Allah dan Rasul s. Dan karena hal ini berkaitan dengan Allah, maka kami menyerukan kepada seluruh anggota Global Ikhwan untuk sembahyang hajat, meminta Allah campur tangan menyelesaikan masalah ini.

Sekian pernyataan kami, dan janji Allah pasti berlaku. Wassalam, 15 April Adapun arti SP itu adalah orang yang dipingit dalam arti disembunyikan dari perebutan mahkluk2 yang ada dibumi ini oleh Allah. Dan yang perlu kalian ketahui, bahwa SP itu bukan dari kalangan kyai atau santri tapi dari kalangan kaum sudra. Banyak sekali yg ngaku-ngaku Ratu Adil padahal Ratu Adil tersebut hanya bisa diketahui oleh orang yg hatinya benar,lurus dan jujur akan tetapi orang yg memiliki sifat tsb belum tentu bisa juga melihat jika tidak berilmu tinggi dlm hal ilmu kebatinan.

Kalau mau Selamat dari Bencana Dahsyat yg kelak menimpa negeri ini berbuatlah benar, lurus dan jujur. Krn orang tsb yg diberi kemampuan utk menyelamatkan manusia menuju Zaman Keemasan spt Ramalan Prabujayabaya.

ramalan ratu adil

Namun jk tdk bisa menemukan orang tersebut sampai kapanpun tdk bisa masuk ke Dunia tsb krn mmg dunia tsb tempat utk hidup dari Bencana yg akan terjadi. Sbb Indonesia sdh tdk bisa diperbaiki akhlak manusianya hy dg Kuasa Illahi negara ini bisa mencapai zaman keemasan yg diimpikan seluruh umat manusia.

Saya bilang ini bukan meramal spt yg saya bilang tadi hrs benar,lurus dan jujur serta memiliki ilmu kebatinan yg tinggi.